Kata-kata:

Semua Postingan di Blog saya ini, semata untuk dokumen kegiatan saya dan untuk sharing(berbagi), yang sewaktu-waktu saya buka kembali. Ibarat hal ini sebagai buku catatan saya.

"Sejelek-jeleknya tulisan/catatan/postingan, adalah sebaik-baiknya ingatan. "(anonim).

Kamis, Mei 24, 2012

Mengajak dan Melarang

Aku berlindung darimu Yaa Allah....dari Syetan terkutuk
Dengan menyebut nama Yaa....Allah...... Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.....

Shalawat salam semoga dilimpahkan kepada junjungan nabi Muhammad saw, sahabat dan kaum muslimin-muslimat.

Tiada kata yang seindah doa, maka aku panjatkan Al-Fatihah :
Bismillaahir rohmaanir rohiimi
Alhamdulillaahi robbil 'alamiin
Arrohmaanir rohiimi
Maaliki yaumiddiin
Iyyaka na'budu waiyyaka nastaiin
Ihdinasshiratal Mustaqiim
Shiraatalladziina an'amta 'alaihim,
Ghairil maghdzuubi 'alaihim waladdolliin....amiin.

"Dengan menyebut nama  Allah, Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang,
Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam.
Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
yang menguasai hari pembalasan.
Tunjukanlah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang Engkau beri karunia kepada mereka, dan bukannya jalan mereka orang yang sesat dan aniaya.....amiin"

=====================================================================
Kuajak alam dhahir-batin, jasmani-rohani berlindung dari panasnya Syetan....

Kenapa Syetan-syetan itu tidak mau keluar dari diri Anda...?
Apakah bukannya Syetan yang merasuk ke diri Anda, tapi Andalah yang merasuki Syetan-syetan itu?
Hua...haa..ha......makanya Syetan tidak bakalan keluar dari diri Anda.

"Eling-eling...wong eling baliya maning...!" sebuah tembang Jawa dialek Banyumasan selalu terkenang, karena masa kecilku senangnya tontonan "Ebeg" atau Kuda lumping. Kulihat penari ebeg yang sedang kesurupan atau kesetanan ada yang matanya melotot-melotot, ekspresi yang meregang semua otot-ototnya. Sepertinya ada sebuah pesan dari tembang Jawa itu kalau tak salah saya tafsirkan "ingat-ingatlah....orang yang ingat/sadar akan bisa kembali/selamat". Orang yang sadar atau "Eling"-lah, yang masih ada harapan untuk bisa kembali atau selamat.

Mari kita "Eling-eling..."
"Elingkah..." pernah jatuh tersandung, mungkin karena "ndlenger"/tidak waspada.


0 komentar: